Catat, Polresta Tangerang dan 3 Pilar Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Maung 2021

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten bersama unsur Pemkab Tangerang dan Kodim 0510 Tigaraksa serta elemen masyarakat lainnya melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Maung 2021.

Apel yang dipimpin Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar itu dilaksanakan di Lapangan Maulana Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Rabu (5/4/2021).

“Apel gelar pasukan ini sebagai bentuk kesiapan seluruh elemen di Kabupaten Tangerang mulai dari Polri, TNI, unsur Pemkab Tangerang, dan elemen masyarakat untuk melaksanakan Operasi Ketupat Maung 2021,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro.

Wahyu mengatakan, Operasi Ketupat Maung dilaksanakan dengan fokus pengamanan Hari Raya Idul Fitri. Jelang Idul Fitri, kata Wahyu, aktivitas masyarakat cenderung mengalami peningkatan. Oleh karena itu, kata Wahyu, pengamanan harus ditingkatkan.

Selain itu, Wahyu menambahkan, Operasi Ketupat Maung juga untuk mengawal pelaksanaan larangan mudik sebagai bagian dari upaya penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19.

“Personel yang terlibat dalam operasi ini sebanyak 125 personel gabungan namun kami tetap all out agar operasi berjalan lancar dengan menghasilkan output yang sesuai harapan,” terang Wahyu.

Terkait larangan mudik, ujar Wahyu, jajaran mendirikan 7 Posko Penyekatan yakni di Citra Raya yang juga berfungsi sebagai pos pelayanan. Kemudian di Gerbang Tol Kedaton, Gerbang Tol Balaraja Barat, dan Gerbang Tol Balaraja Timur.

Posko PPKM juga didirikan di wilayah perbatasan yaitu di perbatasan dengan Kabupaten Lebak didirikan posko di wilayah Solear. Sedangkan wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten didirikan posko di wilayah Jayanti, Kresek, dan Kronjo.

“Penyekatan dan pengamanan tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan dan pasar akan kami maksimalkan agar larangan mudik optimal dan masyarakat merasa aman,” tutur Wahyu.

Sementara itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyebut, Operasi Ketupat Maung 2021 merupakan komitmen kesiapan seluruh elemen di Kabupaten Tangerang untuk bersinergi dalam rangka pengamanan Idul Fitri.

“Ini merupakan komitmen kesiapan dari seluruh personel di Kabupaten Tangerang untuk bersama-sama bersinergi dalam rangka pengamanan Ramadan dan Idul Fitri,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, Operasi Ketupat 2021 akan dilaksanakan selama 13 mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Operasi ini akan melibatkan 90.592 personel Polri, 11.533 personel TNI, serta 52.880 personel instansi lain di seluruh Indonesia.

“Personel akan mengamankan 1.536 Posko pengamanan, 596 pos pelayanan, 180 pos terpadu, untuk melaksanakan pengamanan di keramaian, pusat perbelanjaan, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, dan tempat wisata, serta tempat lainnya,” kata Kapolri.

Kapolri melanjutkan, pemerintah telah memutuskan untuk melarang mudik. Kata Kapolri, ini merupakan kali kedua larangan mudik diberlakukan. Kebijakan itu, ujar Kapolri, berdasar kenyataan situasi pandemi Covid-19. Meksi demikian, lanjut Kapolri, aturan itu tidak serta-merta dipatuhi masyarakat. Sehingga potensi pergerakan masyarakat masih cukup tinggi.

“Pengalaman tahun lalu, berbagai modus dilakukan untuk mengelabui petugas agar bisa mudik. Ini menjadi pembelajaran bagi kita untuk mengantisipasi dengan kesiapan petugas,” tuturnya.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *