Kerugian Akibat Longsor Kalijering Rp 1,2 Miliar

PADURESO – Duka mendalam tengah dilanda Kebumen setelah longsor parah di Desa Kalijering Kecamatan Padureso, Selasa malam. Bencana tersebut menyebabkan 7 rumah warga rusak akibat diterjang material longsor dengan kerugian Rp 1,22 miliar. Lebih ironis, dua warga meninggal dunia tertimbun longsor dan satu masih dalam pencarian.

 

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kebumen Teguh Kristiyanto, mengatakan longsor terjadi di Dukuh Krajan RT 01 RW 02, Desa Kalijering. Dua korban ditemukan Tarsinah (60) dan Doniatun (46) yang sudah dimakamkan. Sedangkan satu korban dalam pencarian yaitu Jemarun (48).

 

“Pencarian dilakukan kembali hari ini dengan melibatkan anjing pelacak,” katanya.

 

Teguh menjelaskan, longsor menimpa 7 rumah warga dengan jumlah,  6 KK, 14 Jiwa, dan 3 jiwa dinyatakan menghilang. Tujuh rumah warga tersebut yaitu milik Gumun Mujiono, Sri Rejeki, Tarsinah, Mitro Utomo, Jemarun, Tri Mulyadi, dan Kirwanto.

 

“Total kerugian  Rp. 1.225.000.000,” imbuhnya.

 

Teguh menjelaskan, hingga kini petugas sudah melakukan pengiriman logistik pangan, mendirikan dapur umum, pencarian korban, dan assessment. Adapun hingga kini terdapat puluhan keluarga masih mengungsi termasuk pemilik rumah yang tertimpa material longsor.

 

“Balai Desa ada 8 KK 29 jiwa, Masjid Baitul Muttakin 4 KK 11 jiwa, Rumah  Sungkono 14 KK 32 jiwa, Rumah Margono 1 KK 2 jiwa, Rumah Lebar 4 KK 12 jiwa dan rumah Beni Santoso 1 KK 4 jiwa. 11 pengungsi masih anak-anak,” tandasnya.

 

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *