Banjir dan Longsor di Padureso, 3 Orang Dilaporkan Hilang, Wabup Kebumen Tinjau Lokasi

PADURESO – Hujan deras melanda wilayah Kabupaten Kebumen sejak petang, Selasa 9 Februari 2021. Kondisi tersebut berimbas terhadap banjir di sejumlah desa dan longsor pada lima titik. Banjir sendiri sedikitnya merendam seratus lebih rumah dan dilaporkan 3 orang hilang.

 

Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, banjir melanda Desa Merden dan Balingasal Kecamatan Padureso. Di Dukuh Jeblugan dan Dukuh Kuwangkotan Desa Merden banjir menyebabkan 100 rumah terendam dengan ketinggian 150 centimeter. Selain itu, banjir juga menggenangi SMPN 1 Kabuaran sekitar 30 centimeter.

 

“Desa Balingasal banjir menggenangi   Dukuh Jatiteken dan Dukuh Bleber yang saat ini sudah surut,” katanya.

 

Wabup menambahkan, banjir juga melanda Desa Pesuningan Kecamatan Prembun di Dukuh Kayuputih akibat tanggul Sungai Lesung jebol kurang lebih 10 meter. Selain banjir, juga mengakibatkan 2 rumah terdampak kerusakan.

 

Untuk tanah longsor, lanjut Arif, terjadi di 5 titik pada Desa Sidototo dan Kalijering Kecamatan Padureso. Desa Sidototo longsor terjadi RT 5 RW 1 rumah Darmo Suwito dan Yugo, RT 4 RW 1 rumah Misran, RT 1 RW 2 rumah Mugiono. Sedangkan Desa Kalijering longsor menutup akses jalan sepanjang 100 meter dan 4 rumah tertimbun.

 

“3 orang masih dalam pencarian,” imbuhnya.

 

Wabup disela-sela peninjauan lokasi menambahkan, pihak BPBD bersama aparat kepolisian dan TNI dibantu warga telah melakukan penanganan. Tim BPBD juga tengah menjalankan asesmen sekaligus melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah desa, kecamatan dan dinas terkait.

 

Sementara itu Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama disela-sela peninjauan lokasi bencana menjelaskan bahwa Polres Kebumen menerjunkan sedikitnya 25 personel untuk membantu. Juga melibatkan 12 personel dari Polsek setempat untuk proses evakuasi maupun pengamanan.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *