Kedapatan Mengkonsumsi Sabu, Perajin Telor Asin Ditangkap Polisi

KEBUMEN – Sat Resnarkoba Polres Kebumen kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis Sabu. Kali ini, Dua tersangka berinisial MM (52) warga Desa Klegenwonosari Kecamatan Klirong Kebumen, dan MR (29) warga Desa Jatimalang Kecamatan Klirong Kebumen diamankan dalam perkara ini.

 

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasat Resnarkoba AKP Paryudi saat konferensi pers mengungkapkan, para tersangka diamankan pada hari Senin 25 Januari 2021 di wilayah Kecamatan Klirong beserta barang bukti.

 

“Setelah kita lakukan penggeledahan kepada para tersangka, kita mengamankan barang bukti ini,” jelas AKP Paryudi didampingi Kasubbag Humas Polres Iptu Sugiyanto sambil menunjukkan barang bukti Sabu, Senin 1 Fabruari 2021.

 

Adapun Penangkapan bermula adanya informasi, jika tersangka MM memiliki paket Sabu yang akan dikonsumsi. Mendapati informasi itu, Sat Resnarkoba bersama Unit Reskrim Polsek Klirong melakukan penyelidikan dan penangkapan kepada tersangka MM sekitar pukul 21.30 WIB.

 

Dari hasil penangkapan itu polisi menemukan satu paket Sabu yang ternyata diperoleh dari tersangka MR. kemudian Polisi bergerak cepat melakukan pengejaran kepada MR yang malam itu telah diketahui keberadaannya. Sesaat itu juga, MR akhirnya bisa diamankan berikut 4 paket sabu.

 

Kepada polisi, para tersangka mengaku bahwa Sabu-sabu itu adalah miliknya. Tersangka MR selain pemakai ia juga pengedar. Sedang untuk tersangka MM, ia adalah pemakai.

 

MM memperoleh Sabu dari tersangka MR seharga 500 ribu Rupiah. Sedangkan MR yang kesehariannya adalah pengrajin telor asin itu mengaku mengkonsumsi Sabu agar memiliki kekuatan lebih saat membuat telur asin.

 

Akibat perbuatannya tersangka MM dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) subsider pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun penjara.

 

Sedangkan untuk tersangka MR dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Juncto Pasal 112 ayat (1) subsider pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun penjara.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *