Biaya Linstrik Pemkab Perbulan 8 Miliar, Wabup Kebumen Bakal Ganti Lampu Kota dengan Tenaga Surya

KEBUMEN – Kebutuhan listrik di Kebumen ternyata masih sangat tinggi. Dalam sebulam setidaknya pemerintah kabupaten harus membayar tagihan listrik kepada PLN sebesar Rp8 miliar. Angka tersebut tergolong cukup tinggi bagi ukuran kabupaten.

 

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, saat menggelar pertemuan dengan para kepala desa se Kecamatan Sempor, di Kantor Kecamatan, Senin 18 Januari 2021 kemarin. Untuk itu, Arif Sugiyanto akan berusaha mengurangi angka tagihan listrik dengan mengganti lampu penerang yang ada di Kota Kebumen menggunakan energi tata surya.

 

“Kami memiliki konsep go green di Kabupaten Kebumen, salah satunya di perkotaan. Nanti lampu di perkotaam ini akan kita ubah dengan tata surya,” ujar Arif

 

Selain lebih irit, dan efisen, menurut Arif, Teknologi energi baru dan terbarukan (EBT)  yang mengambil energi tata surya juga lebih aman, dan ramah lingkungan. Dengan semakin menipisnya cadangan energi fosil dan air, energi terbarukan seperti dari tata surya kata Arif, ke depan sangat diperlukan.

 

“Jadi ke depan kita arahnya akan ke sana, dalam rangka menjaga lingkungan agar tetap asri, kita membuat konsep go grean untuk penataan tata kota dengan pemanfaatan energi terbarukan dengan mengganti lampu kota,” ucapnya.

 

Setelah diganti, lampu-lampu yang ada di Kota Kebumen ini nantinya akan dipindah ke desa-desa yang membutuhkan, agar jalan-jalan desa menjadi lebih terang.

 

“Nanti lampu-lampu itu akan dialihkan ke desa-desa agar lebih terang. Jadi desa terang,” lanjutnya.

 

Lebih lanjut Arif mengatakan, ke depan, seluruh desa di Kebumen juga akan diarahkan untuk bisa menerapkan konsep go grean dengan energi listrik tata surya. Ini diperlukan untuk meminimalisir dampak kerusakan lingkungan.

 

Disisi lain Arif menilai, energi matahari adalah jenis energi terbarukan yang ketersediaannya sangat tidak terbatas, dan bisa menjadi alternatif yang bagus untuk kehidupan masyarakat mendatang.

 

“Kita mulai dari kota dulu, nanti baru merambah ke desa. Kita juga akan menyiapkan satu desa menjadi desa go grean, yaitu lampunya menggunakan tata surya. Insya Allah akan kita siapkan sampling satu desa,” jelas Arif yang menjadi calon bupati Kebumen terpilih ini.

 

Semenata itu, dalam pertemuan dengan para kepala desa ini, Arif menyampaikan banyak hal terkait program-program unggulan yang akan diterapkan pada saat dirinya resmi menjabat sebagai Bupati Kebumen. Ia menyatakan, perlu adanya kesesuaian antara pemkab dengan desa, sehingga proses pembangunan bisa berjalan cepat.

 

Di antara program yang dibahas, yakni perbaikan infrastruktur, penataan birokrasi, pemulihan ekonomi, kesehatan, pengentasan kemiskinan. Sampai pada program pengembangan ekonomi desa dengan mendirikan BumdesMa atau Bumdes Bersama.(*)

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *