Gelar Pertemuan dengan Para Kades, Wabup Kebumen Tanggapi Soal Keluhan Infrastruktur

KEBUMEN  – Dalam rangka menjalin talisilaturahmi dan sekaligus menyerap aspirasi untuk menyambut pemerintahan yang baru di Kebumen, Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto terus berkeliling ke berbagai kecamatan untuk bertemu dengan para kepala desa. Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk berdiskusi satu sama lain.

 

Setelah Kecamatan Alian, Kebumen dan Puring, kali ini Arif Sugiyanto berkunjung ke Kecamatan Adimulyo dan Ayah, Rabu 13 Januari 2021. Di Kecamatan Adimulyo, Pertemuan dilaksanakan di Rumah Supardi Kades Adiluhur, sedangkan di Ayah berlangsung di Pendopo Kecamatan Setempat.

 

Dalam pertemuan tersebut, Arif banyak mendapat keluhan dari kepala desa tentang persoalan infrastruktur. Seperti jalan rusak, pembanguan irigasi, normalisasi sungai serta waduk.

 

Menanggapi hal tersebut, Wabup Arif menyatakan, persoalan infrastruktur memang sudah menjadi salah satu program prioritas yang akan dieksekusi dalam pemerintahnya ke depan. Sebagai calon bupati Kebumen terpilih, Arif akan fokus pada pembenahan infrastruktur, seperti perbaikan jalan rusak, normalisasi sungai dll.

 

“Dari hasil diskusi dengan para kepala desa di dua kecamatan, Adimulyo dan Ayah, intinya yang paling terpenting adalah mengenai perbaikan infrastuktur. Baik itu perbaikan jalan ataupun Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JITUT) dan Jaringan Irigasi Desa (JIDES), dan program lain untuk penguatan pembangunan kabupaten di desa,” ujar Arif.

 

Menurut Arif, Infrastruktur merupakan persoalan penting dan perlu segera diperbaiki. Terlebih saat musim hujan tiba, banyak jalan di desa-desa rusak parah dan tentu akan menghambat pembangunan desa, khususnya wilayah-wilayah yang punya potensi wisata, jalan yang mulus menjadi kebutuhan utama.

 

Meski begitu, Arif mengungkapkan bahwa untuk bisa membangun infrastruktur di semua wilayah Kebumen memang tidak mudah. Sebab, kondisi jalan rusak di Kebumen tidak sebanding dengan anggaran yang ada. APBD Kebumen bisa dibilang sangat sedikit jika diperuntukan untuk infrastruktur. Karena itu, Arif akan menggunakan skala prioritas.

 

“Pertama kita harus membuat program mana yang menjadi prioritas. Kedua kita kuatkan dengan URC atau Unit Reaksi Cepat dengan sistem tambal sulam. Kemarin kita sudah minta untuk ada penambahan URC. Sedangkan untuk yang fital-fital ini, perlu segera kita atasi. Itu yang penting,” ucap Arif.

 

Sebelumnya, saat bertemu dengan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) belum lama ini, Arif sudah menyatakan infrastruktur akan masuk dalam program 100 kerja di era pemerintahannya, setelah resmi dilantik sebagai Bupati Kebumen. Karena bagaimanapun infrastuktur penting untuk mendongkrak perekonomian warga.

 

“Infrastruktur ini penting, karena jalan menjadi urat nadi perekonomian warga. Jika jalannya bagus, maka diharapkan ekonomi warga semakin naik, bergerak cepat,” ucapnya.

 

Untuk pembangunan desa, nantinya akan disinkronkan dengan program padat karya, termasuk perbaikan jalan salah satunya. Hal ini tentunya sesuai dengan apa yang menjadi program Arif dalam beberapa misinya, yakni “Jamu Segar” (Jalan mulus ekonomi bergerak).

 

Dalam kesempatan itu, Arif juga mengimbau kepada para kepala desa untuk bisa mengembangkan desanya masing-masing sesuai dengan potensi yang ada. Pengembangan desa bisa dilakukan dengan pemanfaatan dana desa, misalnya pembuatan Bumdes Bersama tingkat kecamatan.

 

Untuk memicu semangat pemerintah desa dalam menjalankan programnya, Arif menyatakan, pihaknya akan menyiapkan sepeda motor NMAX untuk masing-masing desa. Serta mengadakan lomba untuk pemerintah desa dengan hadiah utama 10 mobil. Karena itu, Arif berharap, desa di Kebumen terus berlomba-lomba agar bisa bekarja semakin baik.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *