Vaksin Covid-19 Tahap Awal, Kebumen Peroleh Kuota 6.973 Orang

KEBUMEN  – Vaksin virus corona jenis Sinovac untuk Jawa Tengah telah tiba, Senin 4 Januari 2021. Dengan jumlah 62.560 dosis, Vaksin tahap pertama akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (nakes) Jawa Tengah. Adapun proses vaksinasi direncanakan akan di mulai 14 Januari 2021, termasuk menyasar nakes di Kebumen.

 

Terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen Dwi Budi Satrio mengatakan, Jumlah kuota vaksin untuk di Kebumen sendiri sebanyak 6.973 dosis. Angka ini berdasarkan data yang terekam pada Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SI-SDMK). Data tersebut terupdate terakhir pada Senin 4 Januari 2021 pukul 20.00 WIB.

 

Budi menjelaskan, Rencananya distribusi vaksin di Kebumen menyasar nakes sejumlah titik. Seperti rumah sakit 3.906 orang, Puskesmas 2.060 orang, sarana kefarmasian 1.503 orang, klinik 335 orang, Dinas Kesehatan 87, UP3 22 orang dan laboratorium kesehatan 20 orang.

 

‘’Pencanangana akan dilaksanakan pada tanggal 14 Januari 2021,’’ katanya, Selasa 5 Januari 2021.

 

Lebih lanjut Budi mengunkapkan, pelaksanaan akan dilakukan di fasilitas kesehatan Kebumen yang terdaftar pada SK Kepala Dinkes. Adapun tenaga vaksinator covid-19 di Kabupaten Kebumen sejumlah 2.372 orang. Itu tersebar di 6 rumah sakit dan 35 Puskesmas di Kabupaten Kebumen.

 

‘’Pelatihan vaksinator covid-19 sudah dilakukan pada Oktober hingga November 2020,’’imbuhnya.

 

Selain itu Budi juga menegaskan, bahwa Vaksinasi covid-19 pada prinsipnya untuk semua warga yang rentan mulai usia 18 tahun sampai dengan 59 tahun dan pelaksanaan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama tenaga kesehatan dan orang-orang yang bekerja di sarana kesehatan. Tahap ke dua rencana April untuk petugas publik seperti TNI, Polri dan bahkan swasta yang banyak berhubungan dengan massa.

 

‘’Tahap ketiga masyarakat umum seperti di daerah dengan resiko penularan tinggi dan tahap ke empat masyarakat lainnya,’’ tandasnya.

 

Dwi Budi Satrio mengaku Kebumen telah siap untuk melaksanakan vaksinasi. Dirinya juga menegaskan bahwa vaksin tersebut sudah aman dan dijamin halal. Disisi lain, vaksin juga mendapatkan pengawasan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *