Diguyur Hujan Deras, Ratusan Rumah di Banjurmukadan Dikepung Banjir

BULUSPESANTREN – Ratusan rumah warga di Desa Banjurmukadan Kecamatan Buluspesantren terendam banjir hampir sepekan. Kondisi tersebut setidaknya melanda 125 kepala keluarga (KK) di 3 RT pada RW 1 desa setempat. Banjir tersebut disebabkan luapan Sungai Wirotani yang juga melintas di Desa Banjurmukadan.

 

Kepala Desa Banjurmukadan Ryan Sugi Abdi mengatakan, banjir mulai dirasakan warga sejak Sabtu kemarin. Hal tersebut akibat curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari sebelumnya. Terlebih hingga Selasa kemarin hujan dengan intensitas sedang masih melanda wilayah Kabupaten Kebumen.

 

“Sekitar 125 KK terdampak di RT 1, RT 2, RT 3 RW 1 tergenang,” katanya, Rabu 16 Desember 2020.

 

Adapun genangan air bervariatif mulai dari 50 centimeter hingga 70 centimeter. Selain perumahan, genangan air tersebut juga berdampak luas terhadap areal pertanian. Dimana terdapat sekitar 5 hektar sawah yang baru saja tanam sekitar dua pekan terendam air.

 

“Permasalahannya perlu ada normalisasi sungai. Karena ada penyempitan dan pendangkalan, kami sudah mencoba mengusulkan ke Pemkab,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto disela-sela peninjauan lokasi banjir mengaku kondisi tersebut sangat menyulitkan mobilisasi masyarakat. Disisi lain dampak terhadap pertanian pun merugikan para petani. Menurutnya, hal tersebut perlu diatasi secara komprehensif agar tidak terulang kembali.

 

“Ini terjadi tiap tahun maka pemerintah perlu hadir. Perlu ditangani sungainya, pembenahan drainase, penanganan warga terdampak maupun jaminan kesehatan masyarakat,” ucapnya didampingi Camat Buluspesantren Budhi Suwanto.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *