Masa Tenang, Seluruh Alat Peraga Kampanye Dibersihkan

ADIMULYO  – Memasuki masa tenang jelang Penyelenggaraan pilkada pemilihan buapti dan wakil bupati Kebumen 2020 seluruh bahan kampanye (BK) dan berbagai atribut atau alat peraga kampanye (APK) dibersihkan. Pencopotan dilakukan tim gabungan KPU dan Bawaslu bersama Satpol PP,TNI POLRI, mulai dari wilayah kota hingga tingkat desa.

 

Seperti di Kecamatan Adimulyo, Pencopotan dilakukan mulai dini hari Minggu 06 Desember 2020. Petugas menyisir baliho, spanduk yang menempel di pepohonan, pagar, dan berdiri di pinggir jalan di 23 desa se Kecamatan Adimulyo. Semua dikumpulkan di Kantor Panwaslu.

 

Aris Pambudi selaku Plt Kasi Pembinaan Ketentraman dan Ketertiban Umum (binatibum) Satpol PP Kebumen mengatakan hingga 3 hari kedepan atau tanggal 6-8 Desember 2020 merupakan masa tenang. Untuk itu eluruh bahan kampanye (BK) dan berbagai atribut atau alat peraga kampanye (APK) paslon mulai dibersihkan. Tak terkecuali atribut yang berkaitan dengan ajakan memilih kolom kosong (Koko).

 

“Sesuai dengan tahapan pilkada, maka selama 3 hari mulai tanggal 6-8 Desember masuk masa tenang, sehingga seluruh APK  harus diturunkan. Begitupun atribut yang berkaitan dengan ajakan memilih pasangan calon maupun kolom kosong (Koko)”, Kata Aris.

 

Aris yang juga bertindak sebagai komandan regu menjelaskan dalam pembersihan dan penertiban APK dibagi menjadi 2 tim untuk menyisir hingga ke 23 desa yang ada, dan dipastikan hingga hari ini selesai.

 

“Kami bagi menjadi 2 tim untuk wilayah barat dan timur dan menyisir hingga ke desa-desa dan dipastikan bersih dari APK”, jelasnya.

 

Sementara itu, Ketua Panwascam Adimulyo, Heti Maidah mengatakan, selain pembersihan dan penertiban APK, selama masa tenang juga tidak diperkenankan adanya kampanye maupun pertemuan-pertemuan yang bersifat mengajak, mempengaruhi orang untuk memilih, apalagi politik uang.

 

“Tidak boleh melakukan kumpul-kumpul yang sifatnya mengajak, mempengaruhi orang untuk memilih apalagi adanya politik uang”.

 

Untuk itu dirinya menghimbau kepada pengawas TPS (PTPS) di tiap desa untuk terus mengawasi dan melakukan pencegahan agar tidak ada penyimpangan-penyimangan terkait pelaksanaan pilkada 09 Desember mendatang. Masyarakat juga di himbau di masa tenang ini untuk tetap kondusif dan mengikuti aturan dan undang-undang pilkada yang berlaku agar terwujudnya pilkada yang bersih dan kondusif.

 

“Diharapkan di masa tenang ini masyarakat mau mengikuti aturan dan undang pilkada, sehingga pilkada bisa berjalan kondusif dan bisa menghasilkan pemimpin yang amanah”, pungkasnya

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *