Persiapan Pilkada, 3155 Pengawas TPS Jalani Rapid Test

KEBUMEN – Jelang pelaksanaan pilkada Kebumen yang akan berlangsung Rabu 9 Desember 2020 mendatang, sebanyak 3155 Pengawas TPS se Kabupaten Kebumen menjelani rapid test. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus saat pelaksanaan pilkada nanti.

 

Untuk menghindari kerumunan,pelaksanaan rapid test yang belangsung Kamis 26 November 2020 dilakukan dilakukan di tiga tempat. Diantaranya, Komplek RSUD Lama Kebumen, Puskesmas Khutowinangun, dan di Puskesmas Gombong.

 

Koordinator Sekretariat Bawaslu Kebumen Rhomdoni mengatakan Rapid test ini merupakan salah satu syarat untuk melengkapi syarat administrasi dan wajib diikuti bagi seluruh pengawas TPS yang telah dinyatakan lolos seleksi. Khuusu Rapid Tes di RSUD lama Kebumen, sedikitnya diikuti 744 orang petugas PTPS dari Kecamatan Kebumen, Sadang dan Karangsambung.

 

Adapun nantinya apabila ditemukan petugas PTPS yang reaktif Rapid, maka akan dilanjutkan test swab. Dan bilamana ternyata positif covid 19 dengan tanpa gejala maka petugas tersebut akan diisolasi mandiri selama 14 hari.

 

“Ini sayrata agar para pengawas yang menjalankan tugasnya nanti terbebas dari COVID-19 dan hasil rapid test juga akan kami umumkan,’’jelasnya.

 

Lebih lanjut Rhomdoni menjelaskan, bahwa nantiya seluruh juga PTPS juga diwajibkan mematuhi protokol kesehatan dan dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker dan hand sanitizer saat pencoblosan. Dirinya berharap dari rapid tes ini, dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan memilih datang ke TPS sehingga Pemilukada dapat berjalan lancar aman dan kondusif serta tidak ada terjadinya cluster baru penularan covid 19.

 

“Semoga bisa memberikan rasa kenyamanan masyarakat yang akan datang ke TPS pada pemilukada nanti,” pungkas Rhomdoni.

 

Sementara itu, salah seorang pengawas TPS yang mengikuti rapid test, Heny Aulia mengaku tidak keberatan mengikuti pemeriksaan ini. Apalagi, nantinya seluruh petugas harus terjunb kelapangan dan selama pelaksanaan pilkada juga harus jaga diri agar tidak terpapar COVID-19.

 

“Rapid test yang dilakukan untuk deteksi dini penyebaran COVID-19. Diharapkan para pengawas TPS juga bisa menjaga kesehatan selama menjalankan tugasnya nanti,” ujarnya.

 

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *