Viral, Di Kebumen Ada Buah Pare Rasanya Manis

PEJAGOAN – Pada umumnya, buah dengan nama Lathin Momordica Charantina atau dikenal masyarakat buah pare, biasanya memiliki tekstur rasa yang pahit dan getir. Namun, berbeda buah pare yang berada di Dukuh Kalibalong RT 10 RW 02 Desa Aditirto Pejagoan Kebumen ini, Buah pare justru memiliki rasa manis.

 

Tanaman buah jenis sayuran ini ditanam oleh pemuda yang tergabung dalam Prima Paguyuban Remaja Islam Mushola Al- Ittikhad Desa setempat. Bahkan jika dimakan, rasanya manis seperti buah belimbing.

 

Pelopor Pertanian Remaja Prima Dukuh Kalibalong Dimas Krisna Ramadhan saat ditemui Jum’at 20 November 2020 mengatakan awal menanam buah pare ini lantaran ia bersama rekannya sesama Remaja Prima memang tidak memiliki kesibukan karna baru terkena PHK.

 

Berangkat dari situlah ia pun kemudian memilih untuk mencoba bertani dengan memanfaatkan pekarangan samping rumah seluas 100 meter persegi. Dipiihnya buah pare dikarenakan buah tersebut sudah sangat dikenal oleh masyarakat dan cukup mudah untuk ditanam.

 

Seperti pada umumnya tanaman lain, ia juga memberikan pupuk dan merawat tanaman buah parenya itu. Namun, lantaran keterbatasan modal dirinya pun terpaksa harus membuat pupuk seadanya, dalam hal ini pupuk organi seperti pupuk kandang, sampah buah serta daun daunan.

 

Singkat cerita setelah usia 22 hari, buah pare yang ditanam justru memiliki rasa manis dan bukan pahit seperti buah pare pada umumnya. Hal ini lantas membuah dirinya sempat bingung dan berfikir ada yang salah saat proses penanaman. Meski begitu, dirinya tetap percaya bahwa buah pare ini tetap layak untuk di konsumsi.

 

” Saya kan baru beljar tani, saya malah nggak kepikiran kalo jadinya malah kok buah ini rasanya manis. Tapi saya coba makan nggak papa juga nggak bikin mabuk atau gimana gitu,’’ujarnya.

 

 

Sementara itu, menurut Pembina Remaja dukuh Kalibalong Isnaeni Nurul Azizah mengatakan memang buah pare yang ditanam para remaja terasa manis, dan mirip seperti buah blimbing. Kendati demikian buah ini tetap layak untuk dikonsumsi. Dirinya berharap kedepan budidaya pertanian bisa terus berkembang oleh para remaja prima.

 

” Memang kalo dibanding dengan pare yang lain yang ini rasanya manis, dan memiliki Cita rasa sepet buah belimbing, dan kedepan harapannya para pemuda bisa meningkatkan kreativitas dan mengembangkan potensi pertanian di desanya,” ujar Isnaeni.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *