Belajar Diinternet, Warga Desa Grenggeng Rintis Usaha Miniatur Kereta Api

KARANGANYAR – Ditengah Pandemi Covid-19, banyak cara bisa dilakukan agar tetap produktif dan berkarya. Seperti yang dilakukan Anung Pratama (31) warga Desa Grenggeng Kecamatan Karanganyar Kebumen dengan menggeluti usaha pembuatan miniatur Kereta Api.

 

Menariknya ilmu pembuat an miniatur didapat hanya dari intetrnet dan dukungan dari rekannya yang bekerja di Kereta Api. Bahkan, miniatur kereta hasil buatanya ini sudah banyak diminati kolektor.

 

“Awalnya lihat-lihat di internet, terus juga ada temen-temen yang jadi masinis bilang kalo miniatur seperti ini banyak yang nyari, munculah keinginan untuk mencoba membuatnya”, Kata Anung, Rabu 11 November 2020 saat ditemui dirumhanya.

 

Dengan menggunakan bahan dasar  Acrylic dan juga PVC, Anung yang baru 4 bulan memulai usaha ini sudah bisa membuat 2 hingga 3 gerbong kereta dalam sehari. Satu gerbong kereta dibandrol dengan harga 150 ribu hingga 250 ribu rupiah. Adapun sistim pemasaranya, yaitu melalui sosial media seperti facbook dan juga dibantu oleh teman-temannyua yang bekerja di perkerta apian untuk dipromosikan.

 

“Buat miniatur kereta api ini baru 4 bulan sih mas, ya coba posting di facebook dan juga biasanya dibantu jual sama temen-temen masinis”, imbuhnya.

 

Tak hanya dari kalangan pekerja di lingkungan perkerta apian saja, namun banyak para juga kolektor lain yang meminati miniatur kereta api buatanya tersebut. Selain sebagai mainan, miniatur kerta api ini banyak diminati untuk dijadikan pajangan rumah dan souvenir.

 

Untuk saat ini kita baru bisa memproduksi gerbong kereta api saja. rencana akan kita terus dikembangkan dengan bentuk dan tipe-tipe yang berbeda,’; jelasnya.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *