Blusukan ke Pasar, Paslon Bupati Kebumen Serap Aspirasi Masyarakat

KEBUMEN  – Guna menyerap aspirasi masyarakat secara langsung khusunya pasca pandemi covid 19 yang kini masih berlangsung, Paslon Bupati Kebumen H. Arif Sugianto dan Hj. Ristawati Purwaningsih memiliki cara khusus. Salah satunya yakni dengan sengaja blusukan menyambangi para pedagang di pasar Tumenggungan.

 

Dalam kegiatan yang dilakukan Senin 9 November 2020 itu, Paslon bupati ingin mendengarkan secara langsung aspirasi dari masyarakat khususnya para yang tengah dirasakan para pedagang. Selain itu pihaknya juga ingin memastikan bahwa sarana prasarana dan seluruh aktivitas pasar berlajan dengan baik dan lancar.

 

Namun fakta berkata lain, dari penuturan para pedagang mereka mengeluhkan terbatasnya sarpras dan sepinya pembeli. Belum lagi kurangnya akses pintu darurat. Selain itu banyak toko khususnya di lantai 2 pasar yang tutup karena tidak sinkronnya jalur yang menghubungkan ke pembeli secara langsung.

 

Adanya sejumlah keluhan tersebut menurut Calon Bupati H. Arif Sugianto harus ada upaya dan langkah dari pemerintah agar perputaran ekonomi di pasar bisa kembali normal. Meski begitu, dirinya pun menyadari, pasca pademi yang kini masih melanda ini memang perlu disikapi bersama dengan bijak dan ekonomi harus tetap berjalan.

 

Untuk itu, pemulihan ekonomi dirasa sangat penting dan harus ada tobrosan agar jangan sampai terpuruk. Sebagai calon bupati pihaknya menyebutkan telah menyiapkan sejumlah program, salah satunya Kebumen Ekonomi Kuat. Dimana, melalui program ini nantinya masyarakat akan dibantu melalui permodalan baik secara kridit Bungan ringan ataupun  bantuan yang sifatnya stimulant.

 

‘’ Dengan program ini kita harappkan ekonomi akan segera pulih pasca pandemi. Untuk itu masyarakat juga akan kita beri pembekalan manajemen, mulai dari cara marketing secara langsung, hingga cara pemasaran berbasis terknologi,’’ujar Wakil Bupati yang sedang mengambil Cuti itu.

 

Lebih lanjut menjelaskan, bahwa pemasaran yang dimaksud nantinya ialah sistem marketing akan menjadi satu Selter dan dipusatkan di pasar pasar. Dengan begitu akan mempermudah para pedagang, baik yang membutuhkan modal stimulus juga memudahkan pembeli dalam bertransaksi.

 

‘’ Program Kebumen Ekonomi Kuat tersebut nantinya akan disinkronkan dengan program Kumpul Bakul. Pemuda kita libatkan untuk membantu memasarkan komoditas yang ada di pasar dengan memamfaatkan teknologi,’’imbuhnya.

 

Sementara itu, dalam blusukannya tersebut Cabup juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan covid 19. Pihakna pun mendapat sambutan positif oleh para warga. Bahkan, salah satu pedangan ada yang sengaja memberikan cindra mata berupa cangkul dan pengki atau alat untuk mengambil sampah.

 

Menurut Arif cangkul memiliki arti yakni untuk memajukan pertanian. Sedangkan pengki berarti masyarakat, menginginkan kota Kebumen bersih sehingga bisa memperoleh penghargaan Adipura.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *