Firasat Mimpi Saudara Kembar Firdaus Jadi Kenyataan

GOMBONG – Meninggalnya Firdaus Kurniawan Nugroho anggota TNI yang gugur dalam tugas karna baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), di Intan jaya meninggalkan luka mendalam bagi pihak keluarga. Seperti yang dirasakan saudara kembarnya yang tidak mengira adiknya harus meninggalkannya selama lamanya.

 

Saudara kembar almarhum yang juga menjadi anggota TNI Firdaus Kurniawan Widodo mengatakan dirinya dan saudara kembarnya memang bercita cita menjadi anggota TNI, untuk itu di tahun 2014 mendaftar bersama di secata Gombong. Akan tetapi nasib mengatakan lain, adiknya lebih dulu diterima menjadi anggota TNI, yang pada akhirnya dirinya mendaftar kembali pada 2017 di Binatara TNI AL dan diterima dengan pangkat Sersan Dua.

 

” Kita dulu mendaftar bersama pada 2014, tapi dia diterima duluan, dan saya kembali mendaftar pada th 2017 dan diterima menjadi anggota TNI AL,” ucapnya.

 

Meskipun terlihat tegar dengan seragam dinasnya, dikatakan dirinya mengaku memang jarang sekali untuk saling bertukar kabar melalui media seluler, dikarenakan sinyal di tempat adiknya dan dirinya bertugas cukup sulit. Memang kedua saudara kembar ini bersama sama bertugas di Papua, akan Adiknya di Intan Jaya Papua sedangkan dirinya di Armada 3 Sorong Papua Barat.

 

” Jarang sekali telfon, karena sinyalnya susah disana saya di Sorong sedangkan adek di Intan Jaya,” ujarnya.

 

Diakuinya memang tidak ada firasat, bahwa akan ditinggalkan adiknya selama lamanya, akan tetapi dirinya seminggu sebelum kejadian, bermimpi bahwa adiknya meninggal dunia. Tetapi firasat itu tidak terlalu dihiraukan, karena sibuknya tugas yang diemban.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *