405 Mahasiswa STIE Putra Bangsa Kebumen Dinyatakan Lulus

PEJAGOAN – Sebanyak 405 mahasiwa lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Putra Bangsa mengikuti kegiatan Sidang Terbuka Senat Yudisium Semester Genap Tahun Akademik 2019 – 2020. Dari jumlah tersebut terdiri dari 360 mahasiswa Program Studi Manajemen Strata 1 dan 45 program Studi Akuntansi Diploma 3.

 

Kegiatan dengan cara Daring itu dilakukan di Gedung Aula Ronggowarsito Kecamatan Pejagoan, Sabtu 24 Oktober 2020. Acara dipimpin langsung oleh Ketua Stie Putra Bangsa Dr. Gunarso Wiwoho SE. MM dan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan covid 19.

 

Pada kesempatan itu, Ketua Program Studi S1 Manajemen Parmin SE, MM menjelaskan, dari total 405 mahasiswa yang lulus tahun ini, IPK terbaik berhasil diraih oleh 2 orang  mahasiswa. Yaitu dari Program Studi D3 Akuntansi atas nama Iga Novia Damayanti, dengan IPK 3.88 dan dari program studi manajemen IPK terbaik brhasil diraih atas nama Etik Fikria Zulfa,dengan IPK 3.92.

 

‘’ Untuk lulusan wisudawan yang berhasil memperoleh predikat kelulusan Cum-laude dari program studi S1 Manajemen berjumlah 83 dan dari program Studi D3 Akuntansi berjumlah 13 orang,’’jelasnya.

 

Pihaknya berharap, setelah lulus mahasiswa nantinya dapat memperoleh kesuksesan dalam berkarier di masa yang akan datang. Selain itu mereka juga dapat mendarmabaktikan diri di masyarakat.

 

‘’ Semoga mereka bisa mengembangkan ilmunya dan bermamfaat bagi masyarakat,’’harap Parmin.

 

Sementara itu, Dr. Gunarso Wiwoho menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan yang meraih predikat kelulusan Cum-laude. Selain itu pihaknya juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas jerih payah dan prestasi akademik yang telah dicapai.

 

‘’ Kami juga ucapkan apresiasi yang tingginya kepada para wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan studinya di Stie Putra Bangsa,’’ucapnya.

 

Lebih jauh Gunarso juga menjelaskan bahwa di tengah segala keterbatasan karena pandemi covid-19 sperti sekarang ini, maka kegiatan ini terpaksa dilakukan dengan daring dan hanya sebagian kecil saja yang hadir secara tatap muka. Meski begitu, pihaknya tetap mengucapkan selamat dan terimakasih kepada seluruh mahasiswa khususnya kepada para orang tua yang turut menyaksikan kegiatan ini.

 

‘’ Sejatinya, segala persiapan untuk acara seremoni wisuda ke-16 ini telah kami lakukan sejak jauh-jauh hari. Namun, prosesi wisuda di bulan oktober 2020 ini terpkasa kita diurungkan demi kebaikan bersama karena WHO menetapkan covid-19 sebagai pandemi Global. Untuk itu kegiatan ini dilaksanakan secara daring sebagai upaya untuk mencegah penyebaran covid-19,’’imbuhnya.(WK/ADMIN).

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *