Kampanye Perdana, Paslon Arif-Rista Jelaskan Program Kartu Kebumen Sejahtera

PEJAGOAN, Wartakebumen.com – Pelaksaan Pilkada Kebumen yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 sudah semakin dekat. Berbagai tahapan hingga program visi misi pun telah disiapkan oleh paslon untuk disampaikan masyarakat.

Hal inilah yang jabarkan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto – Ristawati Purwaningsih saat menggelar kampanye tatap muka perdana bersama masyarakat dan relawan di Gedung Olahraga Kecamatan Pejagoan Kabupaten Kamis 15 Oktober 2020. Sesuai aturan yang ada, Kampanye dilakukan hanya diikuti maksimal 50 orang dengan tetap mengedepankan Protokol kesehatan Covid 19 sesuai anjuran pemerintah.

Adapaun visi misi dan sejumlah program unggulan yang disipakan untuk masyarakat Kebumen. Arif-Rista telah berkomitmen akan menjadikan Kebumen Lebih Sejahtera, Mandiri dan Berakhlak Bersama Rakyat.

‘’ Sebagai ikatan kontrak yang harus direalisasikan. Kami memiliki visi misi yang jelas dan harus sampai ke masyarakat,’’terang Arif.

Dijelaskan Arif, adanya Kartu Kebumen Sejahtera ini nantinya masyarakat akan dibikin satu kartu yang fungsinya mengkontrol kondisi masyarakat sehingga mereka yang terdaftar bisa tercover ketika ada bantuan turun dari pemerintah, baik itu bantuan beasiswa, bantuan langsung tunai, dan juga kesehatan.

Selain itu Kartu Kebumen Sejahtera juga bisa dijadikan data yang valid bagi pemerintah kabupaten ke depan dalam penyaluran bantuan untuk masyarakat.

“Fungsinya kartu ini nanti sebagai kontrol jadi ketika nanti masyarakat ada yang belum menerima bantuan, nanti bisa dicek melalui No kartunya, dititik mana nanti bisa ketahuan,” ujar Arif.

Meski begitu, tentu tidak semua masyarakat Kebumen dapat kartu ini. Mereka yang dapat kartu ini adalah masyarakat kelas bawah yang memang hidupnya masih jauh dari kesejahteraan. Untuk itu pemerintah wajib menjadikannya sejahtera melalui Kartu Kebumen Sejahtera.

Terkait data-data masyarakat yang layak mendapatkan kartu itu, Arif mengatakan masih akan dikaji dan perbaharui kembali. Hal ini dikarnakan, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kebumen masih banyak salah dan perlu diperbaharui kembali.

Lebih jauh Arif menjelaskan bahwa segala kebijakan yang akan dikeluarkan harus mengacu pada DTKS agar tepat sasaran. Arif yang kini mengambil cuti sebagai Wakil Bupati Kebumen sudah meminta agar DTKS diperbaiki, sehinga jika ada bantuan sosial untuk masyarakat nantinya bisa tepat sasaran.

“Masih ada data DTKS ini yang invalid, eror sebanyak 18 ribu orang. Kita sudah minta agar ini diperbaiki,”jelasnya.

Selain itu Arif juga ingin mewujudkan birokrasi yang responsif terhadap masyarakat dan pelaksanaan tata pemerintahan yang terintegrasi, e government dan open government. Kemudian pelayanan dasar berupa pendidikan, kesehatan,  dan lain sebagainya.

‘’ Hal ini masih butuh penguatan, dan akan kita kuatkan dengan Kartu Kebumen Sejahtera,”ujarnya.

Selanjutnya misi yang ketiga adalah penguatan ekonomi masyarakat khsusnya ditengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Untuk pembangunan infrastruktur, Arif menilai Kebumen hampir 60 persen lebih jalan-jalan banyak yang rusak sehingga perlu dilakukan perbaikan.

“Misi kelima adalah menjaga kebudayaan, kita tahu masyarakat Kebumen adalah masyarakat yang berbudaya, kita ingin menjadikan Kebumen ke depan rukun berbudaya dan bermartabat,”imbuhnya.(WARTAKEBUMEN).

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *