Polres Ciamis Gelar FGD untuk Pilkada Serentak yang Aman dan Kondusif

CIAMIS – Polres Ciamis menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang Pilkada serentak 2018 dalam upaya mewujudkan Pilkada serentak yang aman dan kondusif. FGD tersebut digelar di Hotel Tyara Plaza Ciamis, Kamis (19/4/2018).

Pada kesempatan tersebut Kapolres Ciamis AKBP BISMO TEGUH PRAKOSO, S.H., S.I.K., M.H membuka acara Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “PESTA DEMOKRASI DALAM PENGUATAN NKRI”.

Kegiatan yang dihadiri oleh Dandim 0613 Ciamis Letkol Arm. REZA NUR PATRIA, M.Si (HAN), Ketua KPUD Kabupaten Ciamis, Ketua Panwaslu Kabupaten Ciamis, Pimpinan Pontren Darussalam, Ketua MUI Kabupaten Ciamis, Ketua FKUB Kabupaten Ciamis, Ketua/Pengurus Ormas Islam se-Kabupaten Ciamis, Ketua/Pengurus MUI, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kecamatan se-Kabupaten Ciamis.

Tiga Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut antara lain : Dosen UIN BANDUNG KH. DR. FADHLIL YANI AINUSYAMSI, M.Ag, Rektor Yayasan Universitas Galuh Ciamis DR. YAT ROSPIA BRATA, M. Si dan Dekan Fakultas Syariah IAID Ciamis DR.SUMADI, M. AG.

Dalam sambutannya Kapolres menyampaikan bahwa FGD merupakan salah satu cara untuk menyamakan persepsi dan pemahaman tentang situasi yang sedang berkembang. Adapun tujuan diselenggarakan kegiatan ini untuk terwujudnya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai, serta untuk mencegah terjadinya konflik sosial, isu sara, ujaran kebencian serta mencegah berita hoax untuk terciptanya Pilkada Damai 2018 di Wilayah Hukum Polres Ciamis.

“Ini bukan semata-mata tugas Kepolisian, TNI maupun Pemerintah Kabupaten Ciamis saja. tapi ini merupakan kewajiban seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Ciamis, untuk menjaga situasi kamtibmas yang damai, aman dan kondusif menjelang dan saat pelaksanaan Pilkada,” Ujar Kapolres Ciamis

“Belajar dari Pilkada DKI Jakarta, dimana isu-isu agama dan ras menjadi isu politik yang diangkat di permukaan. untuk itu, peran masyarakat dan para elit politik di daerah untuk tidak mengikuti situasi politik di Jakarta dengan tidak menjadikan isu agama dan ras dalam Perpolitikan di Kabupaten Ciamis.”Lanjut Kapolres.

“Sehingga perbedaan pikiran adalah wujud kegembiraan dan bukan perpecahan. Dengan FGD tersebut diharapkan bisa menyamakan visi misi dan cara pandang bersama antara tokoh masyarakat lintas agama dalam menjaga Kabupaten Ciamis terus aman dan kondusif.”Pungkas Kapolres.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *